STATUS GIZI PENDERITA KARIES GIGI PADA MAHASISWA TINGKAT 1 D-III JURUSAN KEPERAWATAN GIGI POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA TAHUN 2015

Aan Kusmana, Samjaji Samjaji

Sari


Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi, baik itu berupa masalah gizi lebih maupun gizi kurang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif, yaitu melihat metode penelitian yang dilakukan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan objektif dan digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan, serta dilakukan dengan menempuh langkah-langkah pengumpulan data, klasifikasi, pengolahan data, membuat kesimpulan dan laporan (Notoatmodjo, 2005). Peneliti ini dilakukan untuk melihat gambaran status gizi penderita karies gigi pada mahasiswa tingkat 1 D-III Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Tasikmalaya Tahun 2015. Data dianalisa secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
Berdasarkan hasil penelitian pengalaman karies gigi pada mahasiswa tingkat 1 D-III Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Tasikmalaya terbanyak pada status gizi kategori kurus, Decay 93 gigi (69,41%), Missing 4 gigi (66,67%) dan Filling 12 gigi (85,71%). Berdasarkan kedalaman karies gigi pada mahasiswa tingkat 1 D-III Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Tasikmalaya terbanyak pada status gizi kategori kurus, pada karies superfisialis 71 gigi (65,14%), karies media 17 gigi (85,0%) dan karies profunda 5 gigi (100,0%).
Kesimpulan status gizi mahasiswa tingkat 1 D-III Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Tasikmalaya yang memiliki pengalaman karies dengan status gizi kategori kurus 52,78%, kategori normal 30,55%, kategori gemuk 16,67%.
Kata kunci: Status gizi, karies

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.