EFEK KONSUMSI JAJANAN TEBU BATANG TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA-SISWI KELAS V SDN 3 PALIMANAN TIMUR KECAMATAN PALIMANAN KABUPATEN CIREBON

Cahyo Nugroho

Sari


Tanaman tebu merupakan jenis tumbuhan golongan rumput-rumputan yang banyak mengandung air dan serat, bila tebu dipotong akan terlihat serat-serat dan cairan manis. Tumbuhan tebu selain memiliki kandungan nira dan serat terdapat juga, kandungan mineral yang cukup banyak didalamnya yaitu fosfor, zat besi, kalsium, kalium dan magnesium yang baik untuk kesehatan termasuk kesehatan gigi dan mulut.

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi batang tebu terhadap kebersihan gigi dan mulut pada siswa-siswi kelas V SDN 3 Palimanan Timur Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon.

Jenis penelitiaan yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experiment), yaitu penelitian yang menggunakan satu kelompok subjek serta melakukan sebelum dan sesudah perlakuan atau biasa disebut dengan rancangan one group pre test and post test design (Notoatmodjo, 2010) yaitu pemeriksaan kebersihan gigi siswa-siswi kelas V sebelum dan sesudah memakan batang tebu. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi SDN 3 Palimanan Timur Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon tahun akademik 2016-2017 yang berjumlah 301 siswa-siswi. Sampel adalah sebagian dari populasi yang nilai / karakteristiknya kita ukur dan nantinya kita pakai untuk menduga karakteristik dari populasi. Menentukan besarnya sampel yaitu apabila subjek kurang dari 100 lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya penelitian populasi, sedangkan apabila subjeknya lebih besar dapat diambil 10-15% atau 20-55% (Arikunto, 2006). Pengambilan sampel untuk penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan tingkat kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas V SDN 3 Palimanan Timur kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon sebelum dan sesudah mengkonsumsi batang tebu yaitu rata-rata nilai OHI-S mengalami penurunan yaitu dari 2,5 dengan kriteria sedang menjadi 0,9 dengan kriteria baik.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarikkesimpulkan pengukuran tingkat kebersihan gigi dan mulut pada siswa-siswi kelas V sesudah mengkonsumsi batang tebu menambah kriteria OHI-S baik. Mengkonsumsi batang tebu (Saccharum officinarum) sebanyak 2 potong dengan berat 5gram selama penelitian dapat menambah kriteria baik dalam kebersihan gigi dan mulut pada siswa-siswi kelas V.   
  Kata Kunci:
Tebu batang, Kebersihan gigi dan mulut.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.