PENGARUH MENGKONSUMSI BUAH NANAS TERHADAP pH SALIVA PADA SANTRIWATI USIA 12-16 TAHUN PESANTREN PERGURUAN SUKAHIDENG KABUPATEN TASIKMALAYA

Cahyo Nugroho

Abstract


Nanas sumber vitamin C dan mangan, buah ini juga mengandung subtansi yang dapat menjaga kekuatan tulang dan membantu pencernaan. Buah segar mengandung 10% gula, setengahnya adalah sukrosa sisanya glukosa dan fruktosa (Budiana, 2013). Buah nanas yang kaya akan serat dapat dipercaya meningkatkan produksi saliva (air liur), membersihkan gigi dan mulut serta memperkuat gusi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Mengkonsumsi Buah Nanas terhadap pH saliva pada Santriwati usia 12-16 Tahun Pesantren Perguruan Sukahideng Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan jenis One group Pre-test-Post-test Design yaitu cara pengukuran dengan melakukan satu kali pengukuran didepan (Pre-test) sebelum adanya perlakuan (Experimental treatment) dan setelah itu dilakukan pengukuran lagi (Post-test) (Nasir, dkk., 2011).

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati di Pesantren Perguruan Sukahideng Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang santriwati. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik nonprobability sampling atau nonrandom (sampel tak acak) adalah sampel yang pengambilannya didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan tertentu (bisa pertimbangan penelitian maupun pertimbangan peneliti)

Hasil penelitiannilai rata-rata dari pH saliva sebelum mengunyah buah nanas yaitu sebesar 6,7250 termasuk kriteria asam dan pH saliva sesudah mengunyah buah nanas sebesar 6,1500 termasuk kriteria asam, hasil metode tersebut berbeda cukup jauh (signifikan), sedangkan nilai P-value dari uji-t adalah 0,000 yang berarti bahwa probabilitas kurang dari 0,05. Jadi hipotesa awal diterima, artinya rata-rata pengaruh pH saliva sebelum dan sesudah mengunyah buah nanas terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Derajat keasaman saliva cenderung menurun setelah mengunyah buah nanas. Hal ini berarti buah nanas bermanfaat terhadap pH saliva pada santriwati usia pesantren perguruan sukahideng singaparna kabupaten tasikmalaya.

KesimpulanPengaruh mengkonsumsi buah nanas Santriwati Pesantren Perguruan Sukahideng Kabupaten Tasikmalaya dalam penelitian ini terdapat pengaruh mengkonsumsi buah nanas terhadap keasaman mulut dan mengembalikan pH saliva ke level aman yaitu 6,8-7,2.

Kata Kunci: buah nanas, pH saliva.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments