Kesehatan Gigi Dan Mulut Dalam Perspektif Islam

Kesehatan Gigi Dan Mulut Dalam Perspektif Islam

  • Mela Citra Melati Poltekkes Tasikmalaya
  • Aan Kusmana Poltekkes Tasikmalaya
  • Hadiyat Miko Poltekkes Tasikmalaya
  • Rudi Triyanto Poltekkes Tasikmalaya
  • Culia Rahayu Poltekkes Tasikmalaya

Abstract

Prevalensi penyakit yang terkait dengan personal hygiene (pemeliharaan kebersihan perorangan), terutama pada oral hygiene (kesehatan gigi) masih cukup tinggi. Islam jauh-jauh hari sudah menegaskan pentingnya menjaga kebersihan gigi (mulut) yang tertuang dalam hadist dan kitab-kitab karya ulama terdahulu. Sebagaimana ditegaskan Rasulullah dalam sebuah hadist, “Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali melakukan wudhu.” (HR. Al Bukhari dan Muslim). Metode yang digunakan dalam penulisan ini, yaitu menggunakan metode literatur. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini merupakan hasil telaah dari berbagai teori-teori yang bersumber dari buku-buku, Karya Tulis Ilmiah, Jurnal, Artikel, dan situs Wibe Site yang berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut dalam perpektif islam. Islam sangat konsen dengan kesehatan, salah satunya kesahatan gigi dan mulut, Islam jauh-jauh hari sudah menegaskan pentingnnya menjaga kebersihan gigi dan mulut yang tertuang dalam firman Allah, hadist dan kitab-kitab karya ulama terdahulu. Bukan hanya untuk mencegah sakit gigi ataupun bau nafas yang kurang sedap, melainkan lebih dari itu, kebersihan merupakan ajaran agama Islam, membersihkan gigi atau yang dikenal dengan “bersiwak” yang hukumnya sunnah. Kayu siwak (bersiwak) adalah ranting kayu Arak/siwak (salvadora persica) yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan gigi serta menyehatkan gigi dan gusi. Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam Islam mendorong dokter-dokter Islam yang juga ikut berkontribusi dalam teori dan prakteknya, seperti Ar-Razi dan kawan-kawan. Kontribusi Islam dalam kesehatan gigi cukup mempunyai konsetrasi yang tinggi, banyak permasalahan atau isu-isu kontemporel dalam fikih kedokteran gigi yang membutuhkan jawaban syar’i dari aspek legilitasnya mulai dari hukum penggunaan bleaching, veneer, serta kawat gigi.
Published
2019-01-15