Gambaran Kebersihan Gigi dan Mulut pada Murid Kelas VI yang Diberi Penyuluhan Menyikat Gigi dengan dan tanpa Metode Demonstrasi di SDN 1 Setiamulya Kota Tasikmalaya Tahun 2019

Gambaran Kebersihan Gigi dan Mulut pada Murid Kelas VI yang Diberi Penyuluhan Menyikat Gigi dengan dan tanpa Metode Demonstrasi di SDN 1 Setiamulya Kota Tasikmalaya Tahun 2019

  • Lala Alfitrasari Poltekkes Tasikmalaya
  • Aan Kusmana Poltekkes Tasikmalaya
  • Culia Rahayu Poltekkes Tasikmalaya
  • Hadiyat Miko Poltekkes Tasikmalaya

Abstract

Penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat salah satunya adalah faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS) tahun 2013, prevalensi nasional masalah gigi dan mulut adalah 25,9 %. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa kesadaran masyarakat masih kurang untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Gambaran Kebersihan Gigi dan Mulut pada Murid Kelas VI yang Diberi Penyuluhan Menyikat Gigi dengan dan tanpa Metode Demonstrasi.            Jenis penelitian ini adalah mengunakan metode deskriptif dengan memaparkan hasil kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah diberi penyuluhan menyikat gigi dengan dan tanpa metode demonstrasi. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemeriksaan OHI-S. Analisa data diperoleh dari hasil pemeriksaan Oral Hygiene Index Simplifed (OHI-S) dan ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi.            Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan status kebersihan gigi dan mulut pada Murid yang telah diberi penyuluhan menyikat gigi dengan metode demonstrasi dari sedang menjadi baik, sedangkan status kebersihan gigi dan mulut pada Murid yang telah diberi penyuluhan menyikat gigi tanpa metode demonstrasi hanya terjadi penurunan skor OHI-S dari 2,4 menjadi 2,3 namun tidak terjadi perubahan status. Dapat disimpulkan bahwa perilaku sangat berpengaruh terhadap kebersihan gigi dan mulut siswa Sekolah Dasar, oleh karena itu memerlukan pendekatan dan komunikasi yang baik dari orangtua siswa tersebut.
Published
2019-01-15